Langkah Nyata Lawan Perubahan Iklim, Desa Kaliuling Perkuat Pengelolaan Sampah Mandiri

  • Feb 03, 2026
  • KIM DEKA


Dukung Kelestarian Lingkungan, DLH Lumajang Serahkan Sarana ProKlim ke Desa Kaliuling
LUMAJANG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang menyerahkan bantuan sarana prasarana pendukung Program Kampung Iklim (ProKlim) kepada Pemerintah Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari. Bantuan berupa puluhan tong sampah dan unit komposter ini diserahkan sebagai bentuk apresiasi sekaligus stimulus bagi masyarakat dalam menjaga ketahanan iklim di tingkat lokal.
Penyerahan yang berlangsung di balai desa setempat tersebut bertujuan untuk memperkuat kemandirian warga dalam mengelola sampah rumah tangga. Desa Kaliuling dinilai memiliki komitmen tinggi dalam menjaga ekosistem hijau, sehingga terpilih menjadi salah satu fokus pengembangan ProKlim tahun ini.
Transformasi Limbah Menjadi Berkah
Bantuan yang diberikan bukan sekadar simbolis, melainkan alat kerja nyata untuk mengedukasi warga mengenai pemilahan sampah dari sumbernya.
 * Tong Sampah: Diberikan untuk mempermudah pemilahan antara sampah organik dan anorganik.
 * Komposter: Digunakan untuk mengolah sampah organik menjadi pupuk yang bermanfaat bagi sektor pertanian dan perkebunan warga.
> "Bantuan ini adalah bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam mendukung inisiatif lokal. Kami berharap Desa Kaliuling tidak hanya bersih secara fisik, tapi juga mampu menjadi inspirasi bagi desa lain dalam memitigasi perubahan iklim melalui pengelolaan sampah yang cerdas," ujar perwakilan dari DLH Kabupaten Lumajang dalam sambutannya.

Sambutan Positif Warga
Pihak Pemerintah Desa Kaliuling menyambut baik bantuan tersebut. Menurut mereka, keberadaan komposter akan sangat membantu petani lokal dalam memproduksi pupuk mandiri, mengingat mayoritas penduduk desa berprofesi di sektor agraris.
Dengan diterimanya alat-alat ini, diharapkan intensitas sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dapat berkurang secara signifikan, sejalan dengan visi Kabupaten Lumajang yang lebih asri dan berkelanjutan.